Apa bangsa ini menyadari?
Manusia
belajar dari apa yang mereka lihat, dengar dan mereka lakukan. Manusia belajar
dari lingkungan sekitar seperti yang terjadi pada bayi yang baru lahir, belajar
berjalan seperti apa yang dia lihat dari oang sekitar.
Tapi
bagaimana dengan Negara ini? Negara kita ini orang-orangnya juga belajar dari
apa yang mereka lihat, dan mereka dengan serta mereka rasakan seperti yang
dicontohkan oleh lingkungan sekitar mereka. Cita-cita Negara kita mungkin
memang sangat tinggi tapi kalau orang orang yang berada di dalam Negara
tersebut tak diberi contoh yang sesuai dengan cita-cita sudah pasti hal itu
akan menjadi sesuatu yang sulit.
Perhatikan
apa yang setip hari oarng Indonesia konsumsi mulai dari ketika mereka membuka
mata setiap pagi hingga mereka menutup mata pada malam hari hampir semua yang
mereka lihat dari Koran yang mereka baca, yang mereka dengar dari radio atau
yang mereka liaht sekaligus dengar dari media elektronik seperti TV semuanya
kebanyakan berisi berita yang membuat orang menjadi meresa tidak aman,
ditanamkan rasa takut dan kehawatiran melalui media tersebut terutama berita
–berita yang tak dapat di pungkiri memiliki prosentae berisi kabar buruk dan
membuat oang khawatir lebih banyak dari pada kabar baik yang membuat orang merasa bahagia. Berita-berita yang di ekspos berisi
kejahatan kejahatan yang secara tidak langsung akan menjadi contoh bagi orang yang
melihat berita tersebut di tambah lagi dengan beberapa pencari berita yang
memiliki semboyan yang sangat fenomenal yaitu “bad news is good news”
Itulah
yang membuat bangsa dan Negara kita yang semakin banyak penduduknya menjadi
semakin tak terkendali dalam hal tingkah laku, itu semua tak luput dari
profokasi media masa, “bukankah kami mengabarkan sesuatu yang benar-benar
terjadi apa itu salah?” tidak, saya tidak mengatakan mengabarkan hal yang
sebenarnya itu salah tapi seperti yang saya katakan tadi, bahwa orang belajar
dari apa yang mereka lihat dan mereka dengar dan ketika yang mereka dengar dan lihat adalah suatu
berita yang membuat mereka merasa takut dan tidak nyaman maka itu yang akan
mereka rasakan mereka menjadi orang penakut dan hidup dalam kekahwatiran
“Bukankah
hal yang kami beritakan itu merupakan pelajaran untuk orang lain?”
Memang
benar yang kau kabarkan dapat menjadi pelajaran bagi oarng lain, tapi palajaran
yang kau lebih lebihkan itubukan lagi menjadi pelajaran, tapi profokasi oleh
media ke orang yang sebenarnya tak membutuhkan nya. bukankah itu hanya akan
membuat oranag lain menjadi beranggapan bahwa bangsa ini sudah menjadi bangsa yang
tidak baik padahal sebenarnya bangsa ini masih merupakan bangsa yang ramah dan
damamai hanya karena yang di ekpose adalah yang buruk maka yang terlihat adalah
yang buruk saja sehingga orang yang tidak tahu menahu tentang hal itu akan
menganggap bahwa bangsa ini sudah menjadi bangsa yang kacau
Berpikirlah untuk Bangsa dan Negara ini!!!
Berpikirlah untuk Bangsa dan Negara ini!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar