CINTA ITU BUTA
Sebenarnya tidak demikian, cinta ada karena melihat bukan karena buta, hanya saja terkadang orang yang tidak sedang jatuh cinta tak bisa melihat apa yang dilihat orang yang sedang jatuh cinta. Tidakkah ada orang yang bertanya kepada orang yang mengatakan “cinta itu buta” pertanyaan “ apakah kau melihat apa yang dilihat orang yang sedang jatuh cinta ?“
Tidak ada cinta yang buta, yang ada terkadang orang yang tidak mengerti apa itu cinta dan menganggap emosi senang yang dirasakan langsung saja di anggap cinta, tanpa bertanya pada pikirannya apa yang sebenarnya dia rasakan, apakah itu benar-benar rasa cinta atau rasa senang, kasihan, atau mungkin kekaguman .
Tak ayal banyak yang merasa sedang jatuh cinta , kemudian menyatakan cinta pada si Dia dan setelah 2 atau 3 hari baru sadar bahwa apa yang dirasa bukanlah cinta, ada beberapa yang mengakuinya dan memutuskan hubungan (status pacar) ada juga yang takut atau tidak berani jujur atas apa yang dirasa, kemudian dia tetap menjalani hubungan itu tanpa rasa yang dulu dia sebut “cinta” .Dia menjalani hari-harinya hampa tanpa rasa karena dia salah mengartikan CINTA.
Sebelum kau mengatakan kepada seseorang kata-kata seperti “aku cinta padamu” atau kata-kata lain yang mewakilinya, alangkah baiknya kau bertanya pada pikiranmu tentang apa yang kau rasa, apakah itu benar-benar cinta atau hal lain yang salah kau tafsirkan sebagai cinta, sebelum kau menyesal karena telah melakukan hal yang tidak seharusnya kau lakukan .
oleh: Cipto suhari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar